Berita

Kebakaran pipa Pertamina di Cimahi/Net

Nusantara

Pertamina Terjunkan 90 Personel Bersihkan Sisa Kebakaran Pipa Cimahi

RABU, 23 OKTOBER 2019 | 22:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pihak Pertamina tidak tinggal diam dalam menangani ledakan pipa bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Cimahi, tepat di samping ruas tol Padalarang KM 130.

VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman memastikan bahwa Pertamina terus berusaha membersihkan sisa BBM di sekitar lokasi.

Pengangkatan BBM dilakukan menggunakan mobil tangki yang memiliki fasilitas pompa atau vacuum truk, serta melokalisir sisa BBM dari parit dengan tanggul. Sebanyak 90 personel bahkan telah diterjunkan langsung ke lokasi kejadian.


“Konsentrasi Pertamina saat ini adalah untuk finalisasi pembersihan BBM serta menjaga supaya aliran air maupun parit tetap aman. Di saat bersamaan, kami juga menangani pipa yang terdampak,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (23/10).

Sementara mengenai ledakan pipa BBM, Pertamina menguraikan bahwa hal itu bukan karena kelalaian pihaknya. Baca: HMI Tidak Ingin Kelalaian Pertamina Kembali Terulang

Sebab, kebakaran terjadi lantaran ada pengerjaan Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) untuk konstruksi elevated yang dikerjakan oleh kontraktor KCJB.

“Pertamina juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, yakni KCIC selaku pemilik proyek, Pemda setempat, aparat kepolisian, serta instansi terkait guna investigasi penyebab insiden tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fajriyah memastikan stok BBM untuk wilayah Bandung, Tasikmalaya, Sukabumi dan sekitarnya berada dalam kondisi cukup. Pasokan untuk wilayah tersebut disuplai oleh Terminal BBM Padalarang dan TBBM Ujung Berung.

“Hari ini, kami juga melakukan alih suplai dari TBBM Cikampek untuk mendukung ketersediaan BBM di sebagian area di Purwakarta,” tambahnya. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya