Berita

Megawati dan Prabowo harus pakai ekonom Trisakti/Net

Publika

Dwitunggal Mega-Prabowo, Berikanlah Warisan Terbaik Buat Bangsa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 | 23:55 WIB | OLEH: ARIEF GUNAWAN*

PARA pendiri bangsa dulu bukan cuma menyiapkan kader penerus untuk melanjutkan tongkat estafet kekuasaan, tetapi juga mewarisi ideologi seperti halnya Soekarno mewarisi Trisakti.

Mandiri dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Esensinya, bangsa ini berdiri dan merdeka karena dialektika pemikiran dan gagasan untuk mewujudkan kehidupan bernegara yang berdaulat.


Megawati dan Prabowo dalam konteks hari ini harus diletakkan dalam gambaran ideal seperti ini. Menjadi dwitunggal yang memberikan legacy buat bangsa dan kedaulatan rakyat.

Bukan dwitunggal yang hanya menyiapkan kader penerus belaka, sehingga jangan sampai kembali menyerahkannya kepada para petualang politik atau kepada orang-orang sekitar yang akhirnya menyalahgunakan kekuasaan.

Megawati dan Prabowo yang merupakan anak dari dua tokoh besar Indonesia yang telah meninggalkan jejak besar pemikiran untuk bangsa dan negeri ini, memiliki tanggung jawab moral dan tanggung jawab sejarah untuk memperbaiki negeri ini sekarang.

Dalam konteks penentuan kabinet tokoh dwitunggal Megawati dan Prabowo menjadi sangat signifikan untuk berperan dalam memperbaiki berbagai kelemahan yang terjadi dalam masa lima tahun pemerintahan yang baru lalu.

Terutama dalam bidang ekonomi yang sekarang semakin terjerumus ke dalam lumpur kotor neoliberalisme, yang faktanya terus menerus menyusahkan hidup mayoritas rakyat negeri ini.

Para wong cilik, kaum kelas sendal jepit hanya menjadi santapan kepentingan asing dan korban kebijakan Menteri Keuangan yang mencekik. Bertolak belakang dengan cita-cita Trisakti Bung Karno.

Saatnya sekarang dwitunggal Megawati-Prabowo melakukan amal sejarah dengan benar-benar mencari tokoh yang tepat untuk memperbaiki perekonomian masyarakat.

Tokoh yang memiliki integritas, berciri problem solver, implementatif terhadap konsepsi Trisakti, dan punya keberpihakan kepada rakyat, yang dalam amatan publik secara luas sebenarnya tokoh ini selalu tertuju pada satu nama: Dr Rizal Ramli.

Amal sejarah. Lagi-lagi amal sejarah.

Rakyat sangat merindukan kabinet yang benar-benar amanah yang tidak membuat Indonesia punah.

Kabinet yang mampu menerangi jalan mimpi rakyat jelata.

Kabinet yang menaburkan harapan, ide, gagasan, dan kerja nyata, yang mengembalikan kepercayaan serta harga diri bangsa.

Arief Gunawan

Wartawan Senior

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya