Berita

Rizal Ramli/Net

Publika

RENUNGAN INDONESIA

Rizal Ramli Bertanya Untuk Siapa Kalian Bekerja?

JUMAT, 18 OKTOBER 2019 | 17:59 WIB | OLEH: ARIEF GUNAWAN*

KOLONIALISME Belanda di nusantara sebenarnya dilakukan terutama bukan dengan operasi militer, melainkan kebanyakan lewat perjanjian dengan raja-raja atau pangeran setempat.

Intinya, karena elit kekuasaannya mau diajak berkongsi dengan penjajah.

Jumlah tentara VOC dan Hindia Belanda (sebutan rezim Belanda saat menjajah nusantara) tidaklah terlalu besar. Kalah besar kalau dibandingkan dengan Inggris, sehingga saking besarnya, wilayah jajahan Inggris adalah yang terluas di dunia.


Sampai abad ke 19 peralatan perang Belanda pun tidaklah mendominasi, apalagi saat itu banyak kerajaan nusantara yang sudah memiliki hubungan dengan negara luar, seperti dengan Turki.

Namun dari segi finansial VOC dan Hindia Belanda jauh lebih kuat. Orang Belanda yang kaum marchantil bangsa pedagang yang banyak duit, dan dengan kekuasaan uang ini mereka memecah belah (devide et impera).

Keraton dipecah, umat Islam dibelah. Perekonomian rakyat dijerat dengan pajak yang mencekik. Diskriminasi rasial menjadikan bumiputera warga negara kelas empat, dan feodalisme diawetkan...

Watak khianat elit kekuasaan adalah kasur empuk penjajahan. Watak khianat elit kekuasaan adalah pupuk subur kuasa asing dan aseng...

Rizal Ramli pun bertanya untuk siapa kalian bekerja?

Untuk siapa pengambil kebijakan bekerja?

Untuk kepentingan asing?

Untuk oligarki?

Ataukah untuk rakyat dan bangsa?

Penulis adalah wartawan senior.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya