Berita

Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin/Net

Politik

Di 2045, Negara Tidak Hanya Bergantung Pada Dolar AS

RABU, 16 OKTOBER 2019 | 18:54 WIB | LAPORAN: AMAL TAUFIK

Negara Asia sedang tumbuh pesat. Bahkan diprediksi negara-negara Asia akan berkontribusi besar pada pertumbuhan eknomi global.

Prediksi itu sebagaimana diungkap Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin saat menjadi pembicara dalam seminar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Acara bertajuk "Mimpi Tokoh Muda Untuk Indonesia 2045” itu digelar di Hotel Aryaduta, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (16/10).

"Begitu juga dengan currency (mata uang), pada tahun 2045 kita tidak hanya akan bergantung pada dolar,” ujarnya.


Dia menguraikan bahwa saat itu, aset keuangan negara China akan lebih besar dari aset keuangan negara maju. Sehingga banyak perekonomian global juga akan bergantung pada yuan.

Untuk menyiapkan diri menghadapi peluang tersebut, politisi Partai Golkar itu menyebut Indonesia memiliki tiga tantangan yang perlu disikapi sebelum menghadapi medan perang 2045.

"Pertama, mengenai masalah teknologi. Kedua, perubahan iklim. Ketiga, pertumbuhan ekonomi yang harus kita kejar," ujarnya.

Selain Dodi Reza Alex Noerdin, diskusi juga menghadirkan pula Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Biak Nusfor Herry Ario Naap, dan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.

Acara tersebut dimoderatori oleh Alfito Deanova Ginting dan Senandung Cita.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya