Berita

Orator membawa kotak hitam/Ist

Nusantara

Bukan Demo, KMPI Berkumpul Serahkan Kotak Hitam Untuk Jokowi

RABU, 16 OKTOBER 2019 | 18:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Massa dari mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (KMPI) berkumpul di depan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/10).

Kegiatan mereka bukan untuk melakukan aksi demo, melainkan hendak menyerahkan Sabuk Nusantara sebagai dukungan kepada Jokowi-Maruf.

"Kami bersatu untuk memberikan dukungan kepada Pak Jokowi-Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih," tutur Presidium KMPI Pusat, Rusdi Ali Hanafia di Lapangan Banteng.


Ia menekankan, mahasiswa dan pemuda harus turut serta menjaga nilai-nilai nasionalisme. Menyukseskan pelantikan presiden juga termasuk dalam nilai nasionalisme.

"Dalam kotak hitam ini yang kami sebut Sabuk Nusantara ini terdapat beberapa poin-poin yang sudah diisi oleh perwakilan seluruh mahasiswa dan pemuda Indonesia," sambungnya.

Ada tiga poin yang tercantum dalam kotak yang mereka sebut sebagai Sabuk Nusantara. Pertama mendukung dan menyukseskan pelantikan Jokowi-Maruf. Kedua, turut serta menjaga stabilitas bangsa dari Aceh sampai Papua, dan yang terakhir pemberian Sabuk Nusantara untuk Jokowi.

"Kotak hitam ini (Sabuk Nusantara) harus sampai ke tangan Pak Presiden. Hanya Pak presiden saja yang boleh membukanya," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya