Berita

Tetangga Noval sedang diinterogasi polisi/RMOL

Nusantara

Terduga Teroris Noval Pamit Pergi Ke Lampung Lima Hari Lalu

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 | 21:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Terduga teroris Noval Agus Syafroni (45) telah meninggalkan rumah kontrakannya di Kampung Rawa Kalong RT. 02/04 Nomor 88, Desa Karang Satria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi sejak lima hari lalu.

Terduga teroris dari kelompok Abu Zee dan Abu Rara Bekasi itu pergi bersama istri dan anak. Kepada tetangga, mereka berpamitan akan pergi ke daerah Lampung.

Nadian, tetangga yang tinggal di sebelah kanan kontrakan Noval mengungkapkan bahwa ketiganya pergi dengan menggunakan sepeda motor.


"Baru sekitar lima hari naik motor sama istri dan anaknya. Katanya mau ke Lampung," ucapnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/10).

Bahkan kata Nadian, Noval masih berada di rumahnya saat penangkapan terduga teroris lainnya pada 23 September kemarin. Novel terdengar sedang mengajarkan anaknya mengaji di dalam rumah.

"Iya pas yang teroris ditangkap bulan kemarin tuh dekat sini juga dia lagi ngaji, ngajarin anaknya ngaji," katanya.

Namun, Nadian tak mengetahui bahwa tetangganya merupakan salah satu terduga teroris. Ia baru mengetahui saat Densus 88 menggeledah rumah tetangganya pada hari ini.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya