Berita

Puluhan Emak-Emak berunjuk rasa di depan Mapolda Metro Jaya, Jakarta/RMOL

Nusantara

Puluhan Emak-emak Unjuk Rasa Depan Mapolda: Hentikan Kekerasan, Bebaskan Anak Kami

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 | 12:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sekelompok masa melakukan aksi "Solidaritas Emak-Emak Tabur Bunga" di depan Mapolda Metro Jaya, Minggu (13/10).

Aksi yang diikuti puluhan peserta ini mengecam keras tindakan aparat kepolisian atas jatuhnya korban tewa dan luka saat demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) belum lama ini.

Aksi dibuka dengan pembacaan puisi yang diiringi dengan menyanyikan lagu gugur bunga disusul dengan aksi teaterikal tabur bunga diatas baju seragam Putih Abu-Abu Khas pelajar SMA.


Meski jumlahnya tidak banyak mereka tetap semangat menyuarakan orasi.

"Hentikan kekerasan, bebaskan anak kami," begitulah kira-kira bunyi yel-yel yang disuarakan.
Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lapangan, pihak polisi yang berjaga pun hanya sekitar 15 personel.
Lalu lintas di sekitar lokasi pun terpantau lancar karena unjuk rasa dilakukan di atas trotoar.

Untuk diketahui, dalam aksi unjuk rasa di DPR belum lama ini, lima orang tewas akibat luka-luka yang derita.Kelimanya adalah Bagus Putra Mahendra (15), Maulana Suryadi (23) Akbar Alamsyah (19) Randy (22), dan Yusuf Kardawi (19).

Korban meninggal dunia saat melakukan demonstrasi menolak revisi UU KPK dan RKUHP di depan Gedung DPR dan sejumlah daerah yang berakhir ricuh beberapa waktu lalu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya