Berita

Tokoh Nasional Papua, Natalius Pigai/Net

Politik

Jokowi Beri Sinyal Putra Papua Jadi Menteri, Pigai: Dia Tahu Siapa Yang Layak

JUMAT, 11 OKTOBER 2019 | 20:13 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang putra-putri asal Papua untuk duduk di kursi menteri di kabinet kerja jilid II. Hal ini diungkapkan Jokowi usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Tokoh nasional asal Papua, Natalius Pigai menyambut positif langkah Jokowi. Menurutnya, Jokowi sudah paham bagaimana membangun Indonesia.

"Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto sudah paham bagaimana membangun Indonesia multikultur dan politik kebangsaan," ujar Pigai lewat keterangan yang diterima Kantor Berita Poltik RMOL, Jumat (11/10).


Pigai menambahkan, Jokowi dan Prabowo sudah mengatahui siapa yang layak, kompeten, berintegritas dan berpengalaman untuk duduk di kursi kabinet.

"Harus berwawasan luas, bersih, dikenal luas, didukung jutaan rakyat Indonesia, umat muslim, rakyat Papua," imbuhnya.

Tak hanya Jokowi dan Prabowo, Pigai juga menyebut Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sokarnoputri mengetahui siapa putra daerah yang bisa diterima dan dipercaya oleh Indonesia.

Dengan berbekal kepercayaan itu, dia yakin di periode kedua Jokowi ini, bakal menjadi babak baru pembangunan.

"Babak sekarang adalah babak di mana membangun politik kebangsaan," pungkasnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Gara-gara KUHAP Baru, KPK Tak Bisa Perpanjang Pencegahan Fuad Hasan Masyhur

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:04

Patroli Malam Cegah Perang Sarung

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:47

KPK Bakal Serahkan Hasil Telaah Laporan Gratifikasi TCL

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:20

Revitalisasi Taman Semanggi Telan Rp134 Miliar Tanpa Gunakan APBD

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:12

Iran Surati PBB, Ancam Serang Aset Militer AS Jika Trump Lancarkan Perang

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:03

Gibran Ajak Ormas Islam Berperan Kawal Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:02

IPC TPK Optimalkan Layanan Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:54

Kasus Bundir Anak Berulang, Pemerintah Dituntut Evaluasi Sistem Perlindungan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:47

Pansus DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Baru Administrasi Kependudukan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:45

7 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:41

Selengkapnya