Berita

Roy Suryo/RMOL

Politik

Semoga Perhatian Pemerintah Kepada Korban Demo DPR Dan Pengungsi Wamena Sama Dengan Penanganan Terhadap Wiranto

JUMAT, 11 OKTOBER 2019 | 10:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menko Polhukam Wiranto menjadi korban penikaman terduga teroris di Pandeglang, Banten, Kamis siang (10/10). Sempat dirawat di RSUD Pandeglang, Wiranto selanjutnya diterbangkan ke Jakarta dan tiba di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat sekitar pukul 14.44 WIB.

Di tempat yang sama sekitar pukul 17.00 WIB, korban demo pelajar di DPR pada 25 September 2019 bernama Akbar Alamsyah, meninggal dunia. Demo yang berakhir ricuh itu mengakibatkan Akbar mengalami retak pada tempurung kepala dan sempat menjalani operasi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Keberadaan Akbar sempat tidak diketahui pasca demo pelajar pada 25 September, dan baru diketahui pada 28 September 2019 dalam kondisi koma di rumah sakit.


Jumat pagi (11/10), jenazah almarhum Akbar Alamsyah dimakamkan di TPU Wakaf belakang Seskoal, Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo mengatakan, selain mendoakan kesembuhan Wiranto, pemerintah juga diharapkan memberikan perhatian kapada almarhum dan keluarga.

"Selain kita mendoakan agar Pak @wiranto1947 segera sembuh, di tempat yang sama (RSPAD) Akbar Alamsyah, salah satu mahasiswa (pelajar) korban demo 25 September 2019 telah meninggal. Semoga perhatian pemerintah juga sama terhadap almarhum pejuang demokrasi tersebut," kata dia lewat akun Twitter @KRMTRoySuryo2, Kamis malam.

Twit Roy Suryo itu dikomentari beberapa netizen. Pemilik akun @sp4rrow_jack meminta, pemerintah juga memberi perhatian dan perlakukan yang sama terhadap pengungsi kerusuhan di Wamenan dan pengungsung korban gempa di Maluku.

Mantan Menpora itu sebelumnya menyatakan, apapun alasannya, tindakan penusukan Wiranto di Gerbang Lapangan Alun-alun Menes, Pandeglang, yang dilakukan Syahril Alamsyah alias Abu Rara dan Fitri Andriana tidak dapat dibenarkan sama sekali.

"Indonesia adalah negara hukum, harus diusut tuntas," ujar Roy Suryo.

Pada sisi lain, dia tidak melihat penyerangan itu direkayasa seperti tudingan beberapa kalangan.

"Meski harus diakui aparat kecolongan (apalagi sebenarnya daerah tersebut sudah ditengarai sebagai daerah rawan terpapar radikalisme), namun tidaklah tepat kalau ada yang menuduh bahwa peristiwa penusukan Menko Polhukam @wiranto1947 adalah Rekayasa (atau bahkan sandiwara)," tutup pria yang juga dikenal sebagai pengamat telematika.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya