Berita

Ekonom senior Dr. Rizal Ramli/Rep

Politik

Polemik BPJS Kesehatan, Rizal Ramli Juga Soroti Mahalnya Obat Dan Tingginya Pajak Alkes

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 | 11:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ekonom senior Dr. Rizal Ramli mengatakan masalah yang membelit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa diatasi.

Salah satunya dengan cara, meningkatkan iuran dari korporasi karena selama ini dinilai belum optimal. Dengan meningkatkan iuran, maka tanggung jawab korporasi juga akan semakin tinggi.

Di sisi lain, lanjut Rizal Ramli, masyarakat yang miskin dan nyaris miskin harus tetap disubsidi oleh BPJS Kesehatan.


Dan yang harus dilakukan adalah, pembenahan sistem IT BPJS Kesehatan.

"Yang ngaku miskin padahal mampu, sistem harus mampu membersihkan itu," kata Rizal Ramli pada talkshow tvOne "BPJS Kesehatan: Iuran Naik, Nunggak Disanksi", Rabu malam (9/10).

Masih terkait pembenahan BPJS Kesehatan, Rizal Ramli menyoroti mahalnya harga obat di Tanah Air. Termasuk, tingginya pajak terkait alat kesehatan.

"Obat di Indonesia termasuk paling mahal di negara berkembangkan, Menteri Kesehatan benahin dong, supaya obat lebih murah," ungkapnya.

"Pajak alat-alat kesehatan juga tinggi, sehingga biaya berobat di negara kita lebih mahal. Lebih baik pajak kita kurangi, (maka) biaya berobat lebih murah, pasien lebih banyak, dan dokter kita jam terbangnya banyak sehingga bisa paling top di Asia Tenggara," tutur Rizal Ramli menambahkan.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya