Berita

Jurubicara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Jubir Prabowo Samakan Buzzer Dengan Ulok, Apa Itu Ulok?

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 11:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Diskusi soal buzzer masih ramai dibicarakan. Padahal, istilah ini ramai diperbincangkan saat kampanye Pilpres 2019 lalu.

Tadi malam (Selasa, 8/10), program Indonesia Lawyers Club (ILC) yang dipandu wartawan senior Karni Ilyas mengangkat tema soal buzzer, "Siapa Yang Bermain Buzzer?".

Dalam acara itu, Jurubicara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, ada tiga level diskursus di tengah masyarakat.


Disebutkan Dahnil, tiga level diskursus ini dia ambil dari istilah anak Medan, kampung halamannya. Yaitu, percakapan, kombur dan ulok.

Tiga istilah ini juga diunggah Dahnil di akun Twittwr miliknya @Dahnilanzar, Rabu pagi (9/10).

Diskursus percakapan pada tataran penuh ide, literasi tinggi karena rajin baca dan dilakukan tulus.

Sementara diskursus kedua kombur, biasanya miskin ide dan hanya membuang waktu.

Adapun ulok atau ulok-ulok adalah diskursus penuh tipu daya, raja olah dan bermotif jelek.

Dahnil mengungkapkan, diskursus ulok sama dengan buzzer.

"Ulok-ulok, ini penuh tipu-tipu. Nah, itu yang dilakukan oleh para buzzer yang menebar fitnah," ujar mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya