Berita

Prabowo dan Jokowi saat pertemuan MRT/Net

Politik

Setelah Ketua MPR Bukan Dari Gerindra, Peluang Partai Prabowo Masuk Kabinet Menipis

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 12:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Teka-teki posisi Partai Gerindra pada pemerintahan kedua Presiden Joko Widodosemakin kabur.

Partai pimpinan Prabowo Subianto itu dikabarkan akan masuk kabinet Jokowi-Maruf setelah Prabowo bertemu dengan Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Tapi paska pemilihan ketua MPR, peluang Gerindra bergabung dalam Kabinet Kerja jilid II semakin menipis.


Analisis politik KedaiKOPI Hendri Satrio mengatakan peluang Gerindra mendapat jatah kursi menteri memang menipis.

Menurut Hendri, sebelum pemilihan ketua MPR peluang Gerindra masuk kabinet besar. Sekjen Gerindra Ahmad Muzani yang digadang-gadang mengganti posisi Zulkifli Hasan.

"Tapi setelah kursi ketua MPR bukan Gerindra (tapi kepada Golkar: Bambang Soesatyo), saya agak pesimis (Gerindra masuk kabinet)," kata Hendri kepada wartawan, Selasa (8/10).

Padahal, lanjut Hendri, santer dikabarkan Gerindra mendapat dua jatah kursi, ketua MPR dan satu menteri.

"Sekarang setelah ketua MPR juga dikuasai koalisi Jokowi, saya rasa tipis peluang Gerindra masuk kabinet," tutup dosen Universitas Paramadina ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya