Berita

Eka Gumilar dan Ryamizard Ryacudu (pertama dan kedua dari kiri)/Net

Politik

KABINET KERJA II

Lima Alasan Kenapa Ryamizard Ryacudu Layak Dipertahankan Jadi Menteri Pertahanan

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 18:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo masih menggodok nama-nama calon menteri yang bakal duduk di Kabinet Kerja jilid II. Susunan kabinet akan diumumkan setelah Jokowi bersama Maruf Amin dilantik sebagai Presiden dan Wapres periode 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang.

Ketua Umum Forum Rekonsiliasi Masyarakat (Rekat) Eka Gumilar menyarankan agar Jokowi tetap mempertahankan Ryamizard Ryacudu sebagai Menteri Pertahanan dalam pemerintahannya nanti. Menurutnya, Indonesia membutuhkan sosok Ryamizard di tengah potensi ancaman disintegrasi bangsa saat ini.

"Pak Ryamizard kan punya pengalaman. Beliau dekat dengan semua kolompok masyarakat. Makanya kami usulkan Pak Ryamizard dipertahankan sebagai Menhan sama Pak Jokowi," ujar Eka saat berbincang dengan wartawan, Senin (7/10).


Jelas Eka, ada lima alasan kenapa Indonesia membutuhkan Ryamizard sebagai Menhan kembali di pemerintahan Jokowi-Maruf nanti.

Pertama, sumber pertahanan negara saat ini adalah persatuan. Dan Ryamizard sebagai sosok pemersatu yang diterima semua pihak, baik pendukung pemerintah maupun pihak oposisi.

Kedua, situasi negara saat ini menghadapi masalah masalah di sejumlah daerah yang rawan disiintegrasi bangsa. Dan langkah Ryamizard selama ini secara konsisten merangkul para tokoh lintas agama, budaya dan adat se Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua.

Ketita, Ryamizard cukup dekat dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ryamizard dan Prabowo satu angkatan di tubuh TNI. Kedekatan mereka cukup efektif untuk merangkul Gerindra sebagai partai oposisi pemerintah.

Keempat, Ryamizard dikenal dekat dengan keluarga proklamtor Bung Karno. Dia juga sudah cukup akrab dengan Megawati mulai sejak kecil. Dan karena itu, tidak perlu meragukan integritasnya kepada PDI Perjuangan sebagai partai pengusung utama Jokowi-Maruf.

Kelima, para tokoh agama, budaya dan adat se Indonesia menilai Ryamizars selalu tampil sebagai bapak yang menaungi semua perbedaan, sangat membantu untuk terciptanya Idonesia yang amam, sejuk dan damai.

Jadi, masih tegas Eka, kekuatan Indonesia bukan terletak pada canggihnya alutsista dan jumlah personil TNI. Tapi, Indonesia bisa kondusif, aman, nyaman, dan damai apabila semua pihak bersama-sama menja persatuan dan mengimplementasikan nila-nilai Pancasila.

"Dan yang bisa mempersatukan antar kolompok dan golongan itu menurut saya ada pada sosok Pak Ryamizard," katanya.

Eka menambahkan, calon menteri yang bakal duduk di kabinet kerja adalah wewenang Jokowi karena Jokowi sendiri sebagai Presiden yang memiliki hak proregatif untuk menentukan nama-nama calon menterinya.

"Kita hanya menyarankan agar Pak Jokowi tidak salah memilih pembantunya. Itu saja," tukas Eka menutup perbincangan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya