Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Disarankan Menyatu Dengan Tuhan Dalam Menyusun Kabinet

JUMAT, 04 OKTOBER 2019 | 18:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Beberapa pekan ke depan Presiden Joko Widodo akan mengumumkan susunan anggota kabinet untuk periode kedua pemerintahannya.

Parpol pengusung Jokowi-Maruf memang punya hak kuota untuk menyodorkan para calon menteri nantinya, parpol non pengusung yang lagi ngebet untuk diajak masuk ke pemerintahan juga akan menyodorkan nama-nama untuk bisa masuk barisan.

Kompleksnya penyusunan kabinet ini, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono menyarankan agar Presiden Jokowi manunggal atau menyatu dengan Tuhan dalam menentukan tokoh-tokoh yang akan ditempatkan sebagai pembantunya di kabinetnya.


"Saya kasih masukan itu untuk sahabat saya Kangmas Joko Widodo yang terhormat agar pemerintahannya nanti diridhoi dan dituntun oleh Tuhan Yang Maha Esa," kata Arief kepada wartawan, Jumat (4/10).

Sebab, jika Jokowi tidak manunggal dengan Tuhan dalam menyusun kabinetnya, itu hanya menghasilkan kabinet pemerintahan yang akan banyak membawa ketidakbaikan bagi pemerintahan nanti.

"Sebab Kangmas harus belajar dari pemerintahan kedua SBY yang mana parpol yang menempatkan kader-kadernya atau tokoh yang direkom untuk di kabinetnya SBY, ternyata parpol parpol itu hanya loyal di tahun pertama pemerintahan SBY-Boediono," terang Arief.

"Selamat bekerja Kangmas Joko Widodo, rintangan dan masalah negeri kita akan jauh lebih sulit di tahun-tahun mendatang. Semoga Tuhan berserta Kangmas dan keluarga," tutupnya menambahkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya