Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Arief Poyuono: Soal UU KPK, Jokowi Harus Berani Keluar Dari Tekanan Parpol

SELASA, 01 OKTOBER 2019 | 12:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo harus memegang dan mempercayai syair lagu rohani "Bila Allah Yang Membuka Pintu". Jokowi jangan takut dan ragu untuk berpihak pada masyarakat.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono kepada keterangan elektronik kepada redaksi, Selasa (1/10).

Lirik lagu rohani Bila Allah Yang Membuka Pintu adalah:


Segala perkaraku kuserahkan padaMu
Allah pembelaku
Segala kuatirku kutaruh di kakiMu
Allah pemliharaku

Bila Kau yang membuka pintu
Tak ada satupun dapat menutupnya
Bila Kau yang mengangkat aku
Tiada yang dapat merendahkanku
.

Jelas Arief Poyuono, Jokowi dalam persoalan revisi UU KPK harus berani dan tidak ragu-ragu untuk keluar dari tekanan partai politik yang mencoba untuk melemahkan KPK dengan revisi UU KPK.

Untuk diketahui, DPR sudah menyetujui revisi UU KPK. Saat ini, nasib UU tersebut ada di tangan Presiden Jokowi. Banyak yang mendesak agar kepala negara mengeluarkan Perppu KPK.

"Ayo Kangmas (Jokowi) jangan biarkan masyarakat pemilihmu terus bentrokan dengan polisi yang punya tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban, kasian mereka Kangmas. Ingat, ingat Kangmas kata-kata (syair lagu) di atas," demikian Arief Poyuono.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya