Berita

Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

Mardani Akui DPR 2014-2019 Banyak Tinggalkan Pekerjaan Rumah

SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 | 18:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pekerjaan rumah (PR) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2014-2019 masih banyak. Anggora DPR periode selanjutnya 2019-2024 diharapkan dapat menuntaskan PR itu.

"Hari ini paripurna masa bakti DPR 2014-2019, saya mengucapkan mohon maaf bila belum bekerja maksimal kepada masyarakat, mohon doanya semoga kedepan bisa berkontribusi lebih maksimal lagi menjalankan amanat ini," kata anggota Fraksi PKS DPR, Mardani Ali Sera, Senin (30/9).

Wakil Ketua Komisi II DPR itu mengatakan banyak PR di DPR periode 2014-2019 dan dia berharap bisa dituntaskan di masa DPR periode 2019-2024.


"Saya menyadari masih banyak kekurangan di masa periode ini, dan saya berharap kekurangan di periode ini bisa diselesaikan di masa selanjutnya sebagai kontribusi untuk rakyat Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, beberapa PR DPR 2014-2019 antara lain masih banyak UU prioritas di Prolegnas, baik yang diusulkan pemerintah atau DPR, yang belum disahkan.

"Ini jadi pelajaran bersama kita bahwa kedepan harus bisa bekerja lebih keras dan efektif bersama pemerintah untuk membahas UU agar realisasi-realisasi yang dicanangkan dapat sukses," ujarnya.

Anggota DPR asal Dapil Jakarta Timur itu mengatakan sebagai wakil rakyat, dia berharap memiliki kepekaan yang tinggi kepada rakyat.

"DPR seharusnya lebih banyak mendengar, aspiratif dan menggunakan hati dalam bekerja, sehingga outputnya baik kepada masyarakat," kata Mardani.

Selain itu, dia berharap DPR bisa menjadi penyeimbang pemerintah karena masih terlalu 'melempem' atas pengaruh dominasi koalisi pemerintah.

"Sebagai wakil rakyat seharusnya mekanisme prinsip checks and balences dijalankan. Berbagai ujian berbangsa sedang kita hadapi, seperti DPR harus bersuara untuk kasus kebakaran hutan, Papua, Wamena, unjuk rasa mahasiswa-pelajar yang berujung korban, tindakan hoax oleh aparat dan berbagai isu lain seperti permindahan ibukota baru mesti kita cermati betul-betul dalam menjalankan fungsi kontrol, legislasi dan budget," ujarnya.

Terakhir, jelang akhir masa bakti periode 2014-2019, Mardani juga mengucapkan terimakasih kepada semua rekan-rekan dan mitra kerja telah bekerjasama dengan baik di periode ini.

"Semoga kita bisa berkontribusi yang terbaik untuk bangsa dan negara kedepannya dimanapun kita berada," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya