Berita

Ilustrasi kerusuhan Papua/Ist

Pertahanan

Warga Minang Minta Aparat Usut Tuntas Kerusuhan di Papua

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2019 | 14:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Warga Minang di Papua menjadi korban tindak anarkis demonstran yang terjadi belakangan ini. Sedikitnya sembilan orang meninggal dunia akibat kerusuhan di Wamena.

Anggota DPRD Pesisir Selatan Sumatera Barat Novermal Yuska menyampaikan, warga Minang di bumi Cendrawasih mengalami trauma mendalam akibat insiden tersebut. Mereka menuntut aparat keamanan menindak tegas pelaku pembakaran sejumlah rumah dan ruko.

“Kami meminta aparat penegak hukum memberikan ketegasan dan mengusut tuntas pelaku kerusuhan dan mencari tahu penyebabnya,” ungkap Novermal kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (29/9).


Dia menyayangkan warga Papua menyerang warga Minang secara membabi buta di Wamena. Sedikitnya sembilan orang Sumbar tewas akibat insiden memilukan tersebut.

“Kami tidak mengetahui penyebabnya apa mereka serang kami hingga sembilan orang tewas. Kami ingin tau apa sih penyebabnya, kami minta agar aparat menindak tegas,” tambahnya.

Menurut Novermal, warga Minang membaur dengan warga Papua dan tidak pernah terlibat cekcok hingga menyulut kemarahan etnis Papua. Dia mempertanyakan hal tersebut dan meminta aparat mengusut tuntas.

“Kita sangat welcome dengan Papua, saya merasa sedih kenapa mereka serang warga Minang yang selama ini kami baik-baik saja dengan warga Papua. Saya berharap ini ada solusinya dan bisa dicari aktor utama kerusuhan ini,” tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya