Berita

Diskusi Meraba Wajah Kabinet Jokowi Jilid 2/RMOL

Bisnis

Pemerintah Sulit Tumbuhkan Ekonomi Karena Pelihara Konflik?

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 | 17:16 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Target pemerintah untuk menumbuhkan ekonomi di atas 5 persen diprediksi sulit tercapai.

Hal ini diungkapkan Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS), Edy Mulyadi. Menurutnya, target ini sulit tercapai lantaran pemerintah seperti memelihara konflik.

"Tapi saya gak yakin merasa sadar pelihara konflik," ujar Edy dalam diskusi 'Meraba Wajah Kabinet Jokowi Jilid 2' yang digelar FrontPage Communication dan Kantor Berita Politik RMOL, di Resto Dua Nyonya, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/9).


Edy menambahkan, pemerintah khususnya Menteri Keuangan Sri Mulyani selama ini kerap salah merumuskan dan mengeksekusi strategi perekonomian. Parahnya, kesahalan ini terus berulang.

Awalnya, lanjut Edy, dirinya berpikir Sri Mulyani berkiblat pada paham neoliberal. Tapi ternyata hanya sebatas itu kapasitas dan kapabilitasnya.

"Tapi dengan kesalahan berulang, memang sampai situ kapasitas dan kapabilitasnya," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya