Berita

Aparat kepolisian mengamankan aksi demo mahasiswa/RMOL

Presisi

Lemkapi: Polisi Semata-Mata Hanya Berikan Jamiman Keamanan

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 | 15:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran kepolisian semata hanya memberikan jaminan keamanan terhadap ekses keputusan DPR terkait RUU KUHP dan KPK yang menimbulkan gerakan elemen mahasiswa dan pejalar tiga hari belakangan ini.

Begitu yang disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi), Edi Hasibuan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/9).

“Pertama tentunya harus menghormati keputusan DPR, kemudian yang kita harus tahu bahwa Polisi itu memberikan jaminan keamanan apapun yang menjadi keputusan pemerintah atau DPR,” jelas Edi.


Dengan demikian, Polri memiliki kewajiban untuk melakukan pengawalan. Pada intinya, mahasiswa maupun masyarakat dalam menyampaikan aspirasi harus menaati UU. Polri pun tidak pernah melarang selagi masih dalam ketentuan UU yang berlaku.

“Yang kita lihat adalah, Polri hanya minta agar tertib dan tidak merusak fasilitas publik yang ada, mengikuti aturan main. Artinya jika batasan waktunya sampai jam 18.00 atau 19.00 sama-sama dikuti,” ujarnya.

Jika massa aksi melakukan demonstrasi hingga melebihi batas yang telah ditentukan, maka sudah dapat dipastikan bakal mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat lainya.

“Itu tidak baik, Polri paham ujuk rasa itu aspirasi dan dijamin oleh UU, namun hendaknya dilakukan dengan tertib,” demikian Edi.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo sebelumnya menyampaikan, pihaknya telah mengetahui pola-pola aksi unjuk rasa besar yang dilakukan selama ini dari Sabang hingga Merauke. Termasuk, unjuk rasa elemen mahasiswa yang menolak RUU KUHP di depan gedung DPR RI.

Setidaknya ada tiga indikasi. Pertama, jelas Dedi, demonstrasi damai mahasiswa yang dilakukan sejak pukul 10.00 hingga 18.00 bila disampaikan dengan baik dan sesuai dengan UU 9/1998, maka dapat dipastikan tidak ada ekses korban maupun kerugian materil.

Kemudian, di atas pukul 18.00 atau segmen dua. Dapat dipastikan demontrasi tersebut sudah menjelma atau bermetamorfosis menjadi rusuh sehingga mengakibatkan korban, baik dari masyarakat dengan harapan menjadi martir dan aparat keamanan.

“Buktinya, gerbang tol dan pos polisi dibakar oleh massa yang diduga kuat bukan mahasiswa,” terang Dedi.

Pada setting terakhir, pasca kerusuhan yang bercampur dengan tindak anarkisme, maka dapat dipastikan muncul konten-konten hoax yang kemudian diviralkan oleh akun-akun anonim di mana masyarakat ikut serta menyebarkan lantaran ketidaktahuannya.

“Jika pola-pola tadi dipahami, maka Insya Alah negara tetap kuat, ini saya amati berbasis data,” demikian Dedi.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya