Berita

Foto: Net

Politik

Gerindra: Kebakaran Hutan Bukti Kegagalan Pemerintah

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 | 12:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kejadian kebakaran hutan dan lahan di Indonesia bukan lagi soal sengaja dibakar orang tertentu, melainkan bentuk kegagalan pemerintah dalam merawat hutan.

"Hutan kita terbakar akibat dari perawatan yang sangat kurang baik dari Kementerian Kehutanan," ujar anggota Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryo di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9).

Padahal, kata Bambang, tanggung jawab pemerintah menjaga lahan hutan sudah tertuang dalam UU 41/1999 tentang Kehutanan.


"Sesuai UU 41/99 Pasal 48 ayat 1 dikatakan bahwa pemerintah pusat dengan pemerintah daerah berkewajiban melindungi hutan kita, merawat hutan dengan baik," jelasnya.

Secara kasat mata, masyarakat menjadi pihak paling terdampak dalam kebakaran hutan di beberapa wilayah, seperti halnya gangguan pernafasan dan hingga terhambatnya perekonomian.

Lebih dari itu, negara juga kehilangan devisa dari potensi wisatawan asing. Pasalnya, bulan Agustus hingga akhir tahun menjadi puncak wisata di Indonesia.

"Biasanya pariwisata dari asing pada bulan Agustus sedang rame-nya mereka hadir datang di Indonesia," tandasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya