Berita

Fahri Hamzah menyebut DPR dan Pemerintah sudah sepakat soal RUU KPK/Net

Politik

Fahri Hamzah: RUU KPK Sudah Selesai

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 | 10:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Legislasi DPR RI bersama Pemerintah telah selesai membahas dan menyepakati soal revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kini, revisi UU KPK itu akan dibawa ke rapat paripurna untuk mendapat pengesahan.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyebutkan sudah ada surat dari Baleg yang meminta penjadwalan Paripurna untuk mengesahkan hasil revisi tersebut.

"Ada surat masuk dari pimpinan Badan Legislasi yang menjelaskan bahwa rapat paripurna tingkat pertama di badan legislasi telah diselesaikan, draft RUU sudah ditandatangani bersama pemerintah," ujar Fahri di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (17/9).


Untuk itu, lanjut Fahri, surat Baleg tersebut akan ditindaklanjuti dalam rapat Bamus. DPR RI sendiri sudah mengagendakan rapat Paripurna pukul 10.00 WIB.

"Jadwal RUU KPK masuk ke dalam paripurna yang sudah ada pada hari ini. Nanti jam 10 atau setengah 11 seperti biasa. Nanti diputuskan oleh Bamus," jelasnya.

Kesepakatan terhadap revisi UU KPK diambil dalam rapat Badan Legislasi bersama Pemerintah pada Senin (16/9) malam. Terdapat tujuh poin yang disepakati.

Hanya saja, untuk fraksi-fraksi DPR RI hanya 7 fraksi yang menyatakan setuju terhadap revisi UU KPK. Fraksi Partai Gerindra dan PKS setuju dengan memberi catatan. Sementara fraksi Partai Demokrat belum menyatakan sikap.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya