Berita

Syahganda Nainggolan/Net

Politik

17 Tahun KPK Belum Mampu Masuk Ranah Korporasi Dan Utang Luar Negeri

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 | 03:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kritik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu terus dilakukan. Pasalnya hingga 17 tahun berdiri, komisi anti rasuah masih belum mampu menjalankan tugas dengan maksimal.

Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan mengaku setuju ada kritik terhadap KPK melalui revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Namun demikian, Syahganda mengingatkan agar revisi yang dilakukan tidak berubah menjadi gerakan rezim Joko Widodo menihilkan peran KPK.


“Kalau itu kurang bagus, saya nggak setuju,” ujarnya dalam wawancara di Bravos Radio Indonesia, Senin (16/9).

Lebih lanjut, Syahganda menilai bahwa selama 17 tahun berdiri, KPK belum mampu melaksanakan fungsi-fungsi sebagai supervisi yang sesungguhnya.

KPK, katanya belum mampu masuk pada ranah korporasi. Padahal, sempat beredar bahwa KPK akan menuntaskan kasus di tiga korporasi, tapi akhirnya tidak pernah kesampaian.

Selain itu, sambungnya, KPK juga belum masuk dalam isu-isu korupsi tentang utang luar negeri, sumber daya alam, dan pajak.

“Jadi kita sekarang mendorong KPK untuk reborn kembali sebagai keinginan awal. Supaya menjadi betul-betul lembaga lex spesialis yang bekerja untuk memberantas korupsi, minimal 10 tahun lagi ke depan,” terangnya.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya