Berita

Aksi Aktivis Milenial/RMOL

Politik

Agus, Saut, Dan Laode Dinilai Kekanak-kanakan

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 | 03:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pernyataan tiga Pimpinan KPK, Agus Rahardjo, Saut Situmorang, dan Laode M Syarif yang menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Presiden Joko Widodo jelas telah melanggar konstitusi.

"Sikap Agus Rahardjo Cs terlihat “kekanak-kanakan” dan sepihak," ujar Koordinator Himpunan Aktivis Milenial, Asep Irama di Jakarta, Senin (16/9).

Asep menilai apa yang dilakukan barisan pimpinan KPK tidak lebih dari perilaku orang yang tidak punya integritas dan karakter kepemimpinan.


Kalaupun merasa tidak sanggup atau tidak sesuai dengan dinamika yang terjadi, Asep menyarankan pimpinan KPK memakai cara konstitusi untuk mengundurkan diri dari jabatan.

"Jika memang Agus Rahardjo Cs merasa tidak sanggup menjalankan tanggung jawab dan tugas negara, maka secara jelas dan formal harus memundurkan diri, sebagaimana telah diataur dalam pasal 32 huruf e UU KPK," jelasnya.

Belakangan, jajaran pimpinan KPK bersama pegawainya gencar menolak revisi UU 30/2002. Padahal, revisi UU merupakan program legislasi yang memang dibolehkan untuk dilakukan.

Kata Asep, upaya menolak revisi UU tersebut dilakukan secara arogan. Aksi itu juga mempertegas dugaan bahwa pimpinan KPK ingin membuat lembaga antirasuah bergerak sendiri tanpa bisa diatur.

"Cara pimpinan KPK merespon polemik tampak kekanak-kanakan dan baper. Wajar bila dukungan publik pada revisi UU KPK makin masif dari sejumlah elemen," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya