Berita

Relawan Jokowi melaporkan Tempo ke Dewan Pers/RMOL

Politik

Tak Terima Presiden Disimbolkan Pinokio, Pendukung Jokowi Laporkan Tempo Ke Dewan Pers

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 | 20:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

RMOL.  Forum Relawan Jokowi mendatangi Dewan Pers. Mereka merasa keberatan dengan cover Majalah Tempo edisi 16-22 September 2019 dengan judul Cover “Janji Tinggal Janji”. Para relawan ditemui oleh anggota Dewan Pers Nezar Patria.

Koordinator Hukum Forum Relawan Jokowi, Reinhart Parapat menyatakan, protes dilakukan karena majalah Tempo dinilai tidak etis memuat cover dengan gambar Presiden Jokowi disertai bayangan Presiden dengan hidung panjang ibarat Pinokio yang identik dengan tokoh yang suka berbohong.

Dia mengatakan secara simbolis, patut diduga gambar yang dimuat majalah berita tersebut untuk mempersonifikasikan  Presiden Jokowi sebagai sosok pembohong seperti tokoh pinokio tersebut.


”Ini jelas tidak etis dan sangat melecehkan Presiden sebagai simbol negara. Majalah Tempo silakan kritis dan tidak setuju dengan RUU KPK, akan tetapi, tidak etis memuat cover dengan gambar Presiden seperti itu,” tutur Reinhart di Dewan Pers, Senin (16/9).

Secara terpisah Ketua Relawan Jokowi Mania (Jo-Man) Immanuel Ebenhezer juga melontarkan hal yang sama. Karena itu, immanuel menuturkan pihaknya meminta Majalah Tempo menarik seluruh edisi majalah tersebut sekaligus meminta maaf kepada publik terkait pemuatan gambar Jokowi disertai bayangan hidung panjang.

“Kami mendukung kebebasan pers, tapi kami minta untuk kawan-kawan di Tempo juga mengedepankan norma etika,” pungkasnya.

Sementara itu anggota Dewan Pers, Nezar Patria menyatakan, pihaknya menampung dulu keluhan tersebut dan akan merapatkannya di internal Dewan Pers.

"Mungkin minggu depan kami akan klarifikasi dengan Tempo, karena minggu ini agenda kami cukup padat," kata Nezar.

Dia menyatakan Dewan Pers hanya menangani terkait kode etik jurnalistik dan bukan masalah lainnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya