Berita

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie/RMOL

Politik

Ical: Kader Golkar Jangan Menggunting Dalam Lipatan

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2019 | 22:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjelang musyawarah Nasional (Munas) Desember mendatang dinamika internal Patrtai Golkar terus menghangat.

Mencermati dinamika Golkar belakangan ini, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) mengingatkan kepada seluruh Partai Golkar supaya tidak pecah dan tetap bersatu dalam menghadapi dinamika yang terjadi belakangan ini.

"Periode ke depan kita akan mengurai Golkar. Kita mengurai Golkar untuk tetap bersatu. Kalau pecah maka yang akan bertepuk tangan adalah orang lain," ujar Aburizal Bakrie dalam acara malam anugerah penghargaan untuk calon legislatif terpilih partai Golkar periode 2019-2024 di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Minggu (15/8).


Ical meminta seluruh kader partai Golkar tetap kompak dan jaga persatuan. Dia ingin Partai berlambang beringin membuktikan bahwa saat ini tetap satu.

"Saya pada waktu lalu mengatakan kalau Golkar pecah maka yang ada orang lain tepuk tangan," ungkapnya.

Dirinya pun menitipkan pesan supaya kader Golkar tidak berkhianat dan tetap taat pada aturan organisasi. "Jangan menohok kawan sendiri. Jangan menggunting dalam lipatan," tukasnya.

Diketahui menjelang Munas Partai Golkar terjadi dinamika yang mulai memanas. Ada dua kandidat yang sudah deklarasi berminat untuk merebut kursi ketua Umum Partaoi Golkar. Bambang Soesatyo menyatakan akan berebut kursi dengan Ketum Golkar Petahana Airlangga Hartarto.

Sejauh ini dukungan kepada Menteri Perindustrian Jokowi itu tidak terbendung, baik dari internal fungsionaris pengurus, organ badan otonom partai dan berbagai pihak lainnya. Alasannya, Airlangga dianggap sukses memimpin partai beringin pada pemilu 2019.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya