Berita

Syukuran adat pelantikan tiga Putra Suku Kanum/Repro

Pertahanan

Tiga Putra Suku Kanum Jadi Prajurit TNI, Masyarakat Gelar Syukuran

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2019 | 15:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Suasana sakral dan penuh suka cita terasa saat anggota Pos Yanggandur Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pdw Kostrad mengikuti acara syukuran adat atas dilantiknya tiga putra asli Suku Kanum sebagai Prajurit TNI-AD.

“Di Kampung Yanggandur telah dilaksanakan acara syukuran adat yang digelar oleh Suku Kanum atas keberhasilan tiga putra asli Suku Kanum yang telah resmi dilantik menjadi Prajurit TNI-AD,” ujar Komandan Satgas (Dansatgas) Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Pamtas RI-PNG) Yonif MR 411/Pdw Kostrad, Mayor Inf Rizky Aditya di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (14/9).

Syukuran adat tersebut digelar selama 12 jam yang dimulai sejak pukul 18.00 WIT dan berakhir pada pukul 06.00 WIT. Dalam kegiatan ini, lima anggota Pos Yanggandur turut serta dalam rangkaian acara syukuran adat tersebut.


Prosesi  adat diawali dengan iring-iringan menuju halaman rumah sambil menari Karamo, bernyanyi, dan memainkan alat musik Tifa dengan memegang obor dipimpin langsung oleh Bapak Kepala Suku Kanum, Jeremias Dimar.

“Keharmonisan warga dan Satgas yang terlihat dalam syukuran adat merupakan salah satu bukti kelestarian ragam budaya di Tanah Papua,” ucapnya.

Adapun ketiga putra asli Suku Kanum yang dilantik adalah Prada Florentinus Mayua, Prada Yosep Mbanggu, dan Prada Yohanes Ndiken.

Dalam syukuran adat ini, disematkan mahkota kepala sebagai tanda melepas ketiga prajurit untuk mengabdi kepada negara sekaligus mendoakan selalu sukses dalam menjalankan tugas.

"Kami semua sangat bahagia, Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad adalah bagian dari keluarga kami," kata Bapak Kepala Suku Kanum, Jeremias Dimar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya