Berita

Bandara Changi/Net

Dunia

Bandara Changi Tolak Penumpang Di Bawah 16 Tahun Demi Cuan

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 | 00:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bandara Internasional Changi, Singapura, akan segera menolak kehadiran semua anak di bawah umur 16 tahun. Pelarangan itu dikarenakan mereka kesulitan menciptakan lingkungan yang ramah anak dan demi mencari keuntungan atau cuan lebih.

"Menciptakan lingkungan ramah anak terlalu mahal dan anak-anak tidak layak untuk diinvestasikan," ujar CEO Bandara Changi, Lee Sow Young seperti yang dikutip dari Thin Air Today, Kamis (12/9).

Pernyataan ini tentu menghebohkan. Tetapi jangan buru-buru percaya. Thin Air Today adalah website yang seluruh beritanya adalah satire. Dengan demikian, berita mengenai larangan bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun berpergian melalui bandara Changi pun satire semata, dan sudah pasti tidak benar.


Di dalam informasi itu disebutkan, untuk menciptakan lingkungan ramah anak sudah sepatutnya bandara menyediakan berbagai fasilitas tambahan, termasuk akomodasi khusus seperti jalur keamanan terpisah untuk keluarga.

Namun Singapura tidak ingin menghabiskan uang untuk menciptakan bandara yang ramah anak.

"Kami memiliki beberapa area untuk anak-anak. Tetapi kami sekarang menghapusnya dan mengubahnya jadi tempat kopi atau toko rokok elektronik yang jauh lebih menguntungkan," tambah Lee.

Dengan aturan baru ini, Bandara Changi disebutkan meminta orang tua yang berpergian bersama anak-anak di bawah usia 16 tahun untuk melakukan perjalanan melalui bandara tetangga seperti Kuala Lumpur atau Jakarta.

Jika telah memesan tiket penerbangan melalui Bandara Changi, penumpang dengan anak-anak diharuskan membeli tiket baru. Sementara, bila tujuan akhir adalah Singapura, penumpang yang membawa anak-anak disarankan untuk terbang menuju Kuala Lumpur dan kemudian naik bis menuju Singapura.

Pada bagian akhir berita itu, Thin Air Today menyampaikan disclaimer bahwa informasi yang mereka rilis itu adalah satire, dan setiap orang diminta berhati-hati untuk menyebarkannya di media sosial.

Di Indonesia, informasi satire ini sudah bikin heboh.

Anda penasaran? Silakan klik disini.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya