Berita

Ilmuwan temukan air di planet luar tata surya/Net

Dunia

Para Ilmuwan Temukan Air Di Planet Luar Tata Surya

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 11:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Manusia seringkali dikejutkan oleh berbagai penemuan baru dalam ilmu pengahuan. Kali ini para ilmuwan untuk pertama kalinya dapat mendeteksi keberadaan air di atmosfer sebuah planet mirip Bumi yang mengorbit di luar sistem tata surya, Rabu (11/9).

"Kami menemukan air," ujar seorang astrofisikawan University College London (UCL), Ingo Waldmann seperti dilansir dari Reuters. Waldmann menjelaskan, penemuan tersebut didapat dari pengamatan dengan menggunakan Hubble Space Telescope dengan cara menganalisis cahaya bintang yang disaring melalui atmosfer planet bernama K2-18b.

K2-18b sendiri adalah planet mirip Bumi yang berada jauh dari tata surya atau disebut dengan exoplanet. K2-18b merupakan satu dari lebih dari 4.000 "super-Bumi" berbagai ukuran yang ada di jagat raya. Penemuan terbaru ini telah dilaporkan dalam jurnal Nature Astronomy karya tim ilmuwan di University College Lodon (UCL).


Ini adalah penemuan pertama di atmosfer super-Bumi yang mengorbit dalam "zona layak huni", jarak yang tepat bagi cairan untuk ada di permukaan. Meski demikian, menurut seorang astronom UCL lainnya, Angelos Tsiaras, K2-18b bukanlah planet yang bisa dituju oleh manusia.

Tsiaras mengatakan bahwa K2-18b mengorbit bintang kerdil di rasi bintang Leo yang berjarak 100 tahun cahaya dari Bumi. Sementara cahaya matahari membutuhkan beberapa menit saja untuk mencapai bumi.

"Cahaya bintang K2018b butuh waktu satu abad. Jadi kita tidak mungkin melakukan perjalanan," ujar Tsiaras.

Selain jaraknya yang sangat jauh, exoplanet seperti K2-18b juga kemungkinan memiliki kadar radiasi jauh lebih besar dari bumi, sehingga mengurangi prospek kehidupan.

"Mengingat jaraknya yang jauh, kami tidak memiliki pilihan lain selain tetap di Bumi ini. Jadi penting untuk menjadikan bumi hebat kembali daripada mencari (planet) alternatif untuk dituju," pungkas Tsiaras.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya