Berita

Menhan Ryamizard Ryacudu/RMOL

Pertahanan

Menhan: Apa Maksudnya Nyuruh-nyuruh Tentara Pulang Dari Papua?

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah tidak habis pikir masih ada pihak-pihak yang meminta agar aparat TNI angkat kaki dari tanah Papua saat upaya peredaman ketegangan masih dilakukan.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu usai usai rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9).

"Banyak sekali orang yang menyuruh-nyuruh tentara pulang, ini ada apa maksudnya?" ujar Ryamizard terheran.


Mantan KSAD ini menyebutkan, keberadaan aparat TNI di Papua untuk menjaga integritas bangsa. Dimana di sana, ada gerakan sekelompok orang yang menyuarakan kemerdekaan Papua dari Indonesia.

"Segala bentuk ancaman pemisahan diri terhadap NKRI dan segala bentuk pemberontalan bersenjata sudah masuk dalam kategori ancaman terhadap pertahanan negara," jelas Ryamizard.

Selain itu, Ryamizard mengingatkan juga pernyataan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri yang menyebut ketika TNI angkat kaki dari Papua, maka saat itulah Papua merdeka.

"Masih segar ingatan saya, pernyataan dari Bu Mega pada tahun 2004, dia berkunjung ke Papua, satu kali TNI ditarik dari Papua, besok Papua merdeka," tukasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya