Berita

Andreas Hugo Pereira/RMOL

Pertahanan

DPR: Kalau Sudah Aman, Pembatasan Internet Papua Cabut Saja

RABU, 04 SEPTEMBER 2019 | 13:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah merencanakan akan membuka kembali pembatasan akses jaringan seluler dan internet di Papua dan Papua Barat menyusul kerusuhan belakangan ini sudah mulai berakhir.

Anggota Komisi I DPR RI, Andreas Hugo Parreira menyebut, pemerintah perlu memastikan kondisi Papua dan Papua Barat sudah betul-betul stabil sebelum pembatasan itu dicabut.

"Tentu soal pencabutan pemblokiran internet atau sinyal di Papua harus ada kaitan kuat dengan situasi keamanan di sana," ujar Andreas di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/9).


"Sejauh situasi keamanan di sana sudah menjadi lebih baik dan ada di dalam kontrol dari pemerintah dan aparat keamanan, saya kira sudah waktunya untuk dicabut," imbuhnya menambahkan.

Andreas menyatakan, sudah ada langkah tepat dan cepat yang dilakukan pemerintah sehingga kondisi Papua dan Papua Barat dapat segera disejukkan kembali.

Kata Politisi PDI Perjuangan ini, semua pihak harus bisa menjaga emosi untuk keutuhan bangsa. Serta menyadari, bahwa Tanah Papua adalah satu bagian utuh dari Republik Indonesia.

"Saya kira dalam posisi kita hari ini ya kita semua menyadari bahwa kita perlu menjaga Papua sebagai bagian integratif dari NKRI," tukasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya