Berita

Salah satu gedung di Abepura yang dibakar perusuh/Istimewa

Pertahanan

Situasi Papua Dan Papua Barat Kondusif, Pemerintah Perbaiki Fasilitas Publik Yang Rusak

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 | 17:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Situasi di Papua dan Papua Barat sudah kondusif, pemerintah kini tengah memperbaiki fasilitas publik yang rusak serta melakukan pembersihan puing-puing pasca kerusuhan yang terjadi beberapa hari belakangan ini.

"Perintah presiden untuk segera melakukan perbaikan terhadap objek yang rusak itu sudah mulai dilaksanakan," ucap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan di Gedung Kementerian Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (2/9).

Wiranto menjelaskan, tahap yang pertama akan dilakukan pemerintah ialah melakukan pembersihan terhadap puing-puing pasca kerusuhan.


"Tahap pertama pembersihan puing-puing. Kemudian membangun kembali gedung agar dapat melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti sebelum terjadi kekacauan di Papua," jelasnya.

Untuk kerusakan fasilitas publik di Papua Barat, Wiranto mengatakan, kondisi sudah kondusif dan aktivitas telah berlangsung normal.

"Langkah yang diambil sudah ada deklarasi damai antara Forkopimda dengan tokoh masyarakat dan perwakilan masyarakat. Penambahan kekuatan juga dilakukan untuk semata-mata melindungi masyarakat dan fasilitas umum dari kerusakan," katanya.

Wiranto menambahkan, Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah bertandang ke Papua dan Papua Barat untuk memastikan kondisi benar-benar kondusif.

"Panglima dan Kapolri melakukan aktifitas di Papua dan Papua Barat kurang lebih sepekan untuk mengawasi, mengendalikan situasi disana agar bisa pulih," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya