Berita

Kapolri Jenderal Tito Karnavian/RMOL

Presisi

Larang Demonstrasi Anarkis, Kapolri Keluarkan Maklumat Untuk Kapolda Papua Dan Papua Barat

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2019 | 18:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pihak Polri melarang segala bentuk aksi unjuk rasa di di Papua, Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, larangan demonstrasi ini untuk mencegah kerusuhan di antara kelompok masyarakat.

"Saya sudah perintahkan kepada Kapolda Papua dan Kapolda Papua Barat untuk mengeluarkan maklumat larangan demonstrasi atau unjuk rasa yang potensial anarkis," kata Jenderal Tito Karnavian kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Minggu (1/9).

Jenderal Tito menambahkan, bukan tidak mungkin ada pihak-pihak lain yang memanfaatkan penyampaian aspirasi masyarakat untuk maksud lain, termasuk di dalamnya dengan menyulut kerusuhan.


Jenderal Tito mencontohkan kerusuhan yang terjadi dalam aksi yang digelar tanggal 21 hingga 22 Mei yang lalu di depan Gedung Bawaslu, di Jalan MH. Thamrin, Jakarta. Kerusuhan akhirnya terjadi hingga tanggal 23 Mei.

"Kita (Polri) memberikan toleransi. Tapi ternyata disalahgunakan. Ini juga sama. Diberikan toleransi (untuk unjuk rasa), tetapi disalahgunakan. Kita tidak mau ketertiban publik menjadi taruhannya," jelas Jenderal Tito.

Dia menambahkan, larangan unjuk rasa berlaku sampai situasi di Papua dan Papua Barat benar-benar kondusif dan aman.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya