Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Pertahanan

Polri: Tak Ada Aksi Sweeping Terhadap Pendatang Di Papua

JUMAT, 30 AGUSTUS 2019 | 20:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tidak ada aksi sweeping yang dilakukan masyarakat asli Papua terhadap pendatang.

Begitu update terkini yang disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Kepulauan Seribu, Jumat (30/8).

Ia menjelaskan, di Papua hanya ada aksi dua kelompok massa yang menginginkan damai dan perusuh disertai dengan tindakan anarkisme.


“Bukan pendatang. Ada diksi warga sepanjang garis pantai dengan pegunungan, yang satu menghendaki damai yakni yang garis pantai. Yang di gunung hanya sebagian kecil provokasi masyarakat untuk melakukan tindakan-tindakan anarkis,” kata Dedi.

Namun demikian, Polri memastikan secara umum situasi di Jayapura, Papua dapat dikendalikan oleh aparat TNI dan Polri. Untuk beberapa properti yang dirusak pun telah didata.

“Kemudian giat lain. Bersama tokoh masyarakat sedang melakukan komunikasi dengan masyarakat untuk mengimbau agar tidak terprovokasi,” pungkas Dedi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya