Berita

Kepala BIN Budi Gunawan di antara Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto./Net

Hukum

Iwan Sumule: BIN Sibuk Galang Dukungan Pasca Pilpres, Papua Pun Jadi Tidak Beres

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 12:29 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Penanganan kasus diskriminasi dan rasisme yang tak tepat mengakibatkan gelombang protes di sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat sempat marak.

Ini terjadi akibat ketidakmampuan aparat intelijen melakukan pencegahan dini.

“Jadi sudah sepatutnya Kepala BIN dicobot dari jabatannya,” ujar politisi Partai Gerindra, Iwan Sumule, di Jakarta.


Dia khawatir, BIN terkesan lambat dan kecolongan karena petinggi-petinggi BIN lebih sibuk mengurusi dinamika politik pasca Pilpres.
 
“Padahal situasi pasca pilpres baik-baik saja. Realita politik dapat diterima semua pihak. Yang menang berkuasa, yang kalah mengawal jalannya pemerintahan dari luar. Tetapi kelihatannya BIN lebih fokus melakukan penggalangan agar semua pihak bergabung dengan pemenang pilpres, Akhirnya urusan Papua dibiarkan tidak beres,” jelas Iwan Sumule.

Iwan mewanti-wanti sekali agar Presiden Joko Widodo tidak terpancing dan menjanjikan referandum. Apabila sampai menggelar referandum, sambung Iwan Sumule, bukan hanya Kepala BIN yang harus diganti, mandat untuk Presiden Jokowi pun harus dicabut.

“Saya akan menggalang Gerakan Cabut Mandat Jokowi (kalau Jokowi melakukan referandum) karena janji memberikan referandum kepada warga Papua adalah pelanggaran terhadap konstitusi negara, dan pengkhianatan terhadap NKRI,” demikian Iwan Sumule, yang juga mantan Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Jakarta.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya