Berita

Gelombang massa Papua memprotes tindakan rasisme di Surabaya/Istimewa

Nusantara

AJI Minta Pelaku Rasisme Di Surayaba Ditangkap

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 10:07 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gelombang ribuan massa yang memprotes tindakan rasisme oknum aparat di Surabaya terjadi di Manokwari Papua. Tak hanya itu, gelombang kemarahan warga terjadi di Jayapura dan Kota Sorong. Warga memblokade jalanana kota, bahkan pembakaran gedung pemerintah dan sejumlah pertokoan tak bisa dihindarkan.

Pemicunya warga Papua melihat video yang viral proses pengepungan asrama mahasiswa asal Papua. Dari video yang viral itu diketahui, ada lontaran alimat dari oknum aparat yang bernada rasis dengan menyebut mahasiswa Papua dengan menggunakan kata binatang.

Merespons insiden tersebut, Ketua Umum Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Abdul Manan meminta pemerintah menindak oknum aparat dan ormas yang diduga menyatakan kalimat bernada rasisme.


Manan menjelaskan, Undang Undang telah mengatur bahwa rasisme merupakan tindakan pidana. Untuk itu pihak kepolisian harus menegakkan hukum seadil-adilnya.

"Proses hukum terhadap organisasi massa, TNI atau Polri, yang bersikap rasis karena itu merupakan pidana menurut Undang Undang 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis," jelas Manan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/8).

AJI juga meminta aparat keamanan menghormati setiap aspirasi yang disampaikan warga Papua. Yang terpenting, kata Manan penyampaikan aspirasi disampaikan secara damai dan memenuhi ketentuan hukum serta dilindungi oleh konstitusi negara kita.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya