Berita

Sri Mulyani Indrawati/Net

Bisnis

Menteri Keuangan Terbalik Picu Krisis Merangkak

SENIN, 19 AGUSTUS 2019 | 09:34 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Indonesia memasuki suatu fase yang oleh ekonom senior DR. Rizal Ramli disebut sebagai creeping crisis atau krisis merangkak.

Dalam keterangannya pagi ini (Senin, 19/8), Rizal Ramli menjelaskan, krisis merangkak adalah situasi dimana indikator makro ekonomi terus merosot, diikuti daya beli yang melemah, dan kenyataan bahwa banyak perusahaan gagal bayar atau default.

“Zombie pun semakin banyak,” ujar Rizal Ramli melalui akuin Twitter pribadi miliknya, @RamliRizal.


“Jika kelemahan makro bersamaan dengan kelemahan mikro berlanjut, terjadilah krisis. Apalagi, faktor global mengarah resesi,” sambungnya.

Bagi Indonesia, keadaan ini akan semakin buruk karena andalan pemerintah adalah resep ekonomi yang ditawarkan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Rizal kerap mengatakan, Sri Mulyani adalah menteri keuangan terbalik, karena resep ekonomi yang ditawarkannya selalu menguntungkan negara lain dan di saat bersamaan mempersulit kehidupan rakyat kecil dan menengah.    

“Andalan utama Menteri Keuangan terbalik hanya tambah utang dengan bunga tinggi, dan uber pajak sing printil seperti UKM,” kata dia lagi.

Rizal Ramli juga mengingatkan Presiden Joko Widodo bahwa peningkatan utang yang kini terjadi bisa sangat berbahaya karena utang saat ini berfungsi membiayai defisit dan menopang nilai Rupiah.

“Tanpa utang Rupiah jebol, saking sangat tidak kreatifnya,” masih kata Rizal Ramli.

Rizal Ramli menambahkan resep ekonomi menteri keuangan terbalik ini pula yang menyebabkan pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak berani keluar dari jebakan pertumbuhan ekonomi 5 persen di tahun 2020. Target pertumbuhan itu disampaikan Jokowi dalam pidato kenegaraan di Gedung MPR RI hari Jumat lalu (16/8).

“Miskin kreatifitas dan terobosan Menkeu terbalik itulah yg menjelaskan kenapa ekonomi 2020 hanya tumbuh 5,3%. Padahal bisa 6,5 -7 %. Karena andalannya hanya utang, tanpa kreatifitas utk memacu sumber2 pertumbuhan lain,” demikian Rizal Ramli yang twitnya selalu me-mention akun Twitter Presiden Jokowi, @jokowi.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya