Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kumpulkan 1000 Kiai Di Muktamar Bali, PKB Bahas Dalil Layani Ibu Pertiwi

SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 14:29 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan melangsungkan Muktamar di Nusadua, Bali, pada 20-22 Agustus 2019. Presiden Joko Widodo dikabarkan akan membuka Muktamar ke V PKB itu.
 
Sekretaris Muktamar PKB, Hasanudin Wahid menyatakan, Muktamar PKB menjadi agenda srategis untuk menyiapkan seluruh kader PKB agar siap melayani ibu pertiwi.

"Persiapan 90 persen sudah mau rampung, agendanya menyiapkan kader PKB siap melayani Ibu Pertiwi, sesuai dengan tema muktamar tahun ini. Sesuai platform partai politiknya rohmatallil'alamin," tutur Hasanudin kepada Kantor Berita RMOL, Selasa (13/8).


Lebih lanjut Hasanudin menjelaskan, jelang pembukaan muktamar, panitia akan mengumpulkan seribu kyai se Indonesia. Hal itu untuk merumuskan berbagai dalil dan rumusan strategis yang akan menjadi sikap pokok agenda perjuangan partai 5 tahun mendatang. 

"Apa saja menurut para kyai, sikap-sikap pokoknya. Tanggal 20 pagi atau siang kyai dikumpulkan, dari unsur NU dan kyai-kyai. Merumuskan persoalan negeri dan mandat yang akan diemban seluruh fungsionaris PKB mulai pusat hingga ranting," tambah hasanudin.

Berbagai isu strategis sedang digodok PKB. Bagaimana garis perjuangan partai untuk mengatasi masalah kemiskinan, kesenjangan pendidikan, kelompok yang lemah, baik yang ada di kota dan juga di desa.

"Garis besar perjuangan partai yakni membela mustadafin, seluruh kelompok yang lemah dan dilemahkan, miskin dan dimiskinkan, baik di desa dan di perkotaan," pungkasnya. 


Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya