Berita

Foto: Net

Politik

Megawati, Pujian Untuk Prabowo Dan Sindiran Buat Surya Paloh

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 08:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

KETUA Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menjadi tamu istimewa dan mendapat sambutan sangat meriah dari ribuan kader PDI Perjuangan yang menjadi peserta Kongres V.

PDIP menggelar Kongres V di Inna Grand Bali Beach, Denpasar, Bali tanggal 8-11 Agustus. Prabowo hadir dalam pembukaan acara yang juga bersama Presiden Joko Widodo.

Kehadiran Prabowo sangat dielu-elukan kader PDIP. Bahkan, sambutan bagi Prabowo melebihi sambutan pada tokoh mitra koalisi PDIP di pemerintahan Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem.


Lebih seru lagi, ketika Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan pembukaan. Cukup sering Megawati menyebutkan nama Prabowo dalam pujian di kalimat-kalimat pidatonya.

Lalu, Surya Paloh?

Bukannya memberi pujian, Megawati nyaris tidak menyebut nama Paloh walaupun dia duduk di barisan terdepan dari panggung tempat Mega berpidato.

Sebaliknya, Megawati seperti memberikan sindiran halus kepada Paloh. Megawati menyinggung soal beras yang menurutnya setiap ada kurang stok sedikit, maka solusinya adalah impor.

Publik pun bisa menduga arah sindiran Megawati itu. Saat ini, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita merupakan kader dari Partai Nasdem.

Banyak dugaan bermunculan, sambutan baik Megawati kepada Prabowo dianggap sebagai pintu yang terbuka bagi Partai Gerindra untuk bersama PDIP mendukung pemerintahan Presiden Jokowi jilid II.

Pasalnya, Prabowo hadir dalam kongres berdasar undangan khusus Megawati saat keduanya bertemu di rumah Mega, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta pada 24 Juli lalu.

Dugaan lainnya, kenapa Megawati lebih menyambut Prabowo dari pada Paloh, karena dia ingin mengenang kebersamaan saat bersama-sama bertarung di kontestasi politik.

Megawati dan Prabowo pernah bersama-sama dalam pertarungan Pilpres 2009 saat dikalahkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Budiono yang bertstatus petahana.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya