Berita

Andi Arief dan Prabowo Subianto dalam sebuah kesempatan/Net

Politik

Pencetus Istilah Jenderal Kardus Pun Bicara Soal Penumpang Gelap, Sopir Tembak, Dan Kernet Bengong

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 07:28 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kalangan internal Partai Gerindra sedang dibikin heboh dan saling curiga oleh isu penumpang gelap di sekitar Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam pemilihan presiden yang lalu.

Tudingan soal penumpang gelap ini disampaikan pertama kali oleh Wakil Ketua Umum Sufmi Dasco Ahmad. Menurutnya, kelompok penumpang gelap ini berusaha untuk memanfaatkan Prabowo demi kepentingan pribadi dan kelompok mereka.

Dasco yang disebut ikut dalam barisan yang mengatur pertemuan antara Prabowo dan Jokowi Widodo tidak secara detail mengatakan siapa yang disebutnya sebagai penumpang gelap.


Namun, ketika berbicara dalam rilis survei Cyrus Network hari Jumat lalu (9/8), Dasco memberi sedikit petunjuk. Katanya, penumpang gelap antara lain adalah yang kecewa pada permintaan Prabowo agar pendukungnya tidak berdemonstrasi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi ketika sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang lalu.  

Soal “penumpang gelap” di tubuh Gerindra dan barisan Prabowo ini menarik perhatian Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief yang terkenal dengan celetukan-celetukan menggigit.

Andi Arief pernah bikin heboh ketika tahun lalu mengatakan Prabowo sebagai jenderal kardus karena ia mencium ada bau uang di balik penentuan calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo.  

Celetukan Andi Arief soal penumpang gelap pun rasanya tidak kalah menggigit.

“Penumpang gelap itu sengaja dibawa sopir tembak dan kernet bengong,” tulis Andi Arief di akun Twiter pribadinya.

“Strategi sopir tembak dan kernet bengong sukses memanfaatkan para penumpang gelap saat perjalanan Jakarta tapi gagal menapaki Indonesia. Namanya juga gelap, pasti jadi kambing hitam. Tega lu Ndro!” tulis Andi Arief lagi beberapa saat lalu, Senin (12/8).

Mantan Ketua Solidaritas Mahasiswa untuk Indonesia dan Demokrasi (SMID) dan mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) bawah tanah itu tidak menjelaskan siapa yang dimaksudnya dengan sopir tembak dan kernet bengong.

Tetapi bila merujuk pada pernyataan yang disampaikan Dasco hari Jumat lalu, siapa yang dimaksud Andi Arief bisa dengan mudah ditebak. Ia tampaknya memanfaatkan frase “banting setir” yang juga digunakan Dasco.

“Prabowo jenderal perang, Bos. Dia bilang sama kita, ’Kalau diadu terus, terus dikorbankan, saya akan ambil tindakan nggak terduga.’ Dia (Prabowo) banting setir dan orang-orang itu gigit jari," kata Dasco saat itu.

Tak lama, Andi Arief menghapus salah satu twitnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya