Berita

Foto: AeroTime

Dunia

Heli Serbu Tiger Dikandangkan, Alami Kerusakan Bagian Rotor

MINGGU, 11 AGUSTUS 2019 | 21:24 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Angkatan Udara Jerman, Bundeswehr, memutuskan untuk mengandangkan semua helikopter tempur buatan Airbus, Tiger, yang mereka miliki.

Pengandangan itu dilakukan menyusul informasi dari Airbus Helicopter mengenai sejumlah kerusakan yang bisa mengancam operasional helikopter.

Menurut Airbus, seperti diberitakan Der Spiegel, bagian bolt titanium pada kontrol utama rotor memiliki kelemahan yang tidak biasa dan dapat pecah sewaktu-waktu dalam penerbangan.


Kerusakan itu berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Selain Tiger buatan Airbus, persoalan yang sama juga ditemukan di helikopter NH90 dan EC135 yang dioperasikan Angkatan Udara. Namun, karena kerusakan tidak di bagian yang sangat penting dan fundamental,  Bundeswehr merasa tidak perlu menghentikan penggunaan helikopter-helikopter dari kedua jenis itu.

AeroTime mencatat bahwa beberapa waktu belakangan ini Bundeswehr mengalami persoalan dengan helikopeter-helikopter yang mereka operasikan.

Dalam laporan terakhir terkait sistem persenjataan Bundeswehr, Kementerian Pertahanan mengatakan hanya sekitar 11 dari 53 unit Tiger yang mereka punya yang dapat beroperasi sepanjang 2018.

Pada 16 Juli 2017, sebuah Tiger milik Jerman mengalami kecelakaan fatal di Gao, ketika berpartisipasi dalam operasi yang diselenggarakan United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission di Mali (MINUSMA).

Hasil investigasi yang diumumkan Bundeswehr di akhir 2018 menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi karena kekeliruan yang dilakukan tiga teknisi Airbus Helicopter ketika merawat rotor utama.

Pihak pembuat Tiger setuju dengan kesimpulan investigasi itu.

Disebutkan pula oleh AeroTime bahwa Jerman bukan satu-satunya negara yang mengalami persoalan dengan armada helikopter Tiger.

Di bulan Juli lalu, Kementerian Pertahanan Australia mengajukan permintaan  29 helikopter penyerbu baru kepada Airbus untuk mengganti 22 unit Tiger yang mereka operasikan. 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya