Berita

SBY dan Megawati/Net

Politik

Demokrat Tak Anggap Penting Kongres V PDIP Di Bali

SABTU, 10 AGUSTUS 2019 | 17:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah sukses menggelar kongres V di Bali, dalam kongres itu, Megawati kembali terpilih menjadi Ketua Umum.

Yang menarik, dalam kongres tersebut, Prabowo Subianto hadir, padahal Prabowo adalah rival Joko Widodo dalam Pilpres 2019, yang notabenenya kader PDIP.

Selain Prabowo, tidak ada lagi tokoh non koalisi PDIP yang hadir. Entah tidak diundang atau memilih tidak hadir.


Dimintai tanggapannya, Ketua DPP Demokrat Imelda Sari tidak mau ambil pusing perihal Prabowo datang ke kongres maupun petinggi partainya tidak datang ke Bali.

Menurut dia, partai Demokrat tidak menganggap penting acara Kongres PDIP sebab hal tersebut merupakan agenda internal PDIP, bukan agenda konsolidasi politik.

"Kalau undangan itu sepenuhnya urusan pengundang (PDIP), buat kami tidak penting," ujar Imelda di sela acara diskusi publik bertajuk "Membaca Arah Tusukan Pidato Mega" di Gado-Gado Boplo, Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8).

Imelda mengatakan, ketidakhadiran SBY pada Kongres V PDIP itu tidak serta merta diartikan absennya partai Demokrat dalam menjalin komunikasi politik dengan PDIP selaku partai pemenang Pemilu, dan juga Ketum Parpol lainnya hingga presiden terpilih.

"Komunikasi dengn presiden terpilih, dengan pimpinan partai lainnya. Itu juga dilakukan partai kami. Pimpinan tidak harus Ketum, tapi ada Sekjen," ujarnya.

Selain Imelda, hadir narasumber lain dalam diskusi tersebut yakni Politikus Gerindra Andre Rosiade, Dekan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Ali Munhanif, Ketua Divisi Komunikasi Publik, Pengajar Komunikasi Politik, Direktur Presidential Studies (DECODE) UGM Nyarwi Ahmad.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya