Berita

Fungionaris PWI saat audensi dengan Menko Polhukam Wiranto/Istimewa

Politik

PWI: HPN Papua Untuk Bantah Tudingan Benny Wenda

SENIN, 05 AGUSTUS 2019 | 18:05 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indinesia (PWI) Atal S. Depari menegaskan rencana peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020 di Papua untuk membantah isu dan tuduhan tidak benar soal Papua seperti yang disampaikan Benny Wenda.

"Pihak luar itu berbicara tidak sesuai fakta, ada empat isu yang dibilang Ham, ketidakadilan, sekitar itu saja," jelas Atal, seperti dikutip dari Antara, Senin (5/8).

Pernyataan Atal disampaikan saat melakukan audensi dengan Menteri Koordinator Politik, hukum dan keamanan (Menko Polhukam Wiranto) Senin (5/8). Ia ditemani beberapa fungsionaris pengurus pusat dan anggota Dewan Kehormatan PWI.


Untuk diketahui, Dewan Kota Oxford, Inggris pada (17/7) lalu memberikan penghargaan Oxford Freedom of the City awatd kepada Benny Wenda, seorang anggota separatis kemerdekaan Papua Barat.

Peringatan HPN di Papua kata Atal, untuk membantah isu tidak benar yang dihembuskan Benny. Menurutnya, isu tidak benar seputar Papua hanya menjadi komoditas Benny melakukan lobi internasional, dan sangat merugikan Indonesia.

"Saya kira bisa manfaatkan itu(mengahalau isu). Jadi kalau Benny Wenda selalu mengatakan itu, kita pers nasional kan tidak mungkin diam. Karena isu itu tidak ada dia nanti jualannya isu tidak benar, yang dia kritik kita tunjukkan itu enggak ada," tambahnya. 

Untuk diketahui, pemerintah Inggris melalui keterangan tertulis telah merespons penghargaan Dewan Kota Oxford. Pihak Inggris telah menegaskan dukungannya terhadap integritas teritori Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Keberadaan Benny Wenda di Inggris bukan berarti bahwa pemerintah Inggris mendukung posisinya mengenai kedaulatan Papua dan penghargaan yang diberikan Dewan Kota Oxford tidak berpengaruh pada kebijakan Pemerintah Inggris, demikian kegterangan tertulis seperti dikutip dari Antara, Senin (5/8).

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya