Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

PDIP Versus Nasdem, Hasto: Aspirasi Publik Jaksa Agung Diisi Profesional

KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 | 13:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PDI Perjuangan tidak sepaham dengan pandangan politisi Nasdem yang menyebut jabatan Jaksa Agung adalah jabatan politik dan tidak harus diisi oleh profesional.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menyebut pandangan tersebut justru berbanding terbalik dengan harapan masyarakat bahwa penegak hukum harus dari profesional di internal jabatan itu sendiri.

"Berbagai aspirasi yang diberikan oleh publik bahwa jaksa agung dipimpin oleh internal yang tumbuh dan punya dedikasi," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Kamis (1/8).


Hasto menyebutkan bahwa keadilan dalam hukum adalah ketika penegak hukum dapat bekerja profesional dan bukan bekerja untuk menegakkan hukum pada kepentingan tertentu.

"Esensi keadilan langsung bertanggungjawab kepada aspek kemanusiaan sesuai dengan tata tertib hukum enggak boleh dilakukan pelanggaran apalagi hukum hanya ditegakkan untuk kepentingan politik tertentu, itu enggak boleh," jelasnya.

Memang cita-cita mewujudkan keadilan bukanlah hal sulit. Tetapi, kata Hasto, dengan profesionalitas dan kedewasaan penegak hukum maka semua bisa terwujud.

"Di sini diperlukan kedewasaan, di sini diperlukan sebuah tanggung jawab dan integritas," tukasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya