Berita

Wakil Ketua Komisi IX Putih Sari/Istimewa

Bisnis

DPR RI Ingatkan Pertamina Bertanggung Jawab Atas Kebocoran Minyak di Karawang

SELASA, 30 JULI 2019 | 21:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari mengingatkan dampak kebocoran pipa Pertamina di laut Karawang bagi lingkungan dan kesehatan.  Jika kebocoran yang sudah terjadi sejak 12 Juli 2019 itu tidak segera diatasi dikhawatirkan akan dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat setempat.

“Dampak yang paling mengerikan dari tumpahan minyak, jika tidak segera diatasi, adalah  gangguan terhadap kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian, baik secara langsung maupun tidak langsung,” ujar Putih Sari, di Jakarta (30/7).

Lebih lanjut anggota Fraksi Gerindra DPR RI ini mengingatkan bahwa sekecil apapun kebocoran minyak yang terjadi akan membawa dampak yang luar biasa bagi lingkungan dan manusia. Dan biasanya juga membutuhkan waktu yang sangat lama untuk membersihkannya.


“Binatang-binatang dan tumbuhan yang hidup di laut atau dekat dengan pantai termasuk muara sungai yang tercemar, merupakan kelompok yang paling merasakan langsung. Tumpahan minyak langsung dapat menyebabkan ikan-ikan dan biota laut mati karena tidak dapat bernapas,” tambah Putih.

Selanjutnya menurut Putih, tumpahan minyak juga menyebabkan gangguan ekonomi masyarakat pesisir yang mengandalkan hidupnya dengan laut.

Putih juga meminta agar Pertamina segera berkoordinasi intensif dengan Pemerintah dan pihak terkait, seperti dengan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pariwisata dan Pemerintah  Daerah,  untuk bersama-sama mencegah dan menanggulangi dampak dari pencemaran laut ini.

“Kami juga mendorong Pemda Kabupaten Karawang untuk menghitung kompensasi kerugian dan mengawalnya agar memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat yang terdampak,” tutup Putih.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya