Berita

Surya Paloh-Anies Baswedan di DPP Nasdem/RMOL

Politik

Undang Anies Makan Siang, Surya Paloh Ingin Rekonsiliasi Tak Dimonopoli Megawati

JUMAT, 26 JULI 2019 | 09:06 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai pertemuan Surya Aploh dengan Anies Baswedan membuktikan bahwa proses rekonsiliasi tidak bisa dimonopoli oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Surya Paloh, kata Adi ingin menunjukkan kepada publik bahwa ia juga bisa mesra dengan simbol oposisi, salah satunya Anies.

"Kalau membaca konteks dan dinamikanya, sepertinya Surya Paloh juga ingin menunjukkan kepada publik bahwa ia bisa mesra dengan salah satu simbol oposisi, Anies. Artinya, rekonsiliasi tak bisa hanya dimonopoli pertemuan Teuku Umar," terang Adi, Kepada Kantor Berita RMOL, Jumat (25/7).


Selain itu, dibalik pertemuan para elite beberapa hari ini memiliki pesan bahwa dalam dinamika politik tidak boleh terlalu fanatik kepada junjungannya. Adi meminta masyarakat memaknai politik dengan biasa saja.

"Soal pertemuan Surya Paloh-Anies sederhana saja pesan politiknya. Jangan taklid buta dalam pilkada maupun pilpres karena politik kita cair. Hari ini teman besok bisa jadi lawan. Intinya maknai politik biasa-biasa saja," tandas pengajar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ini.

Diketahui sebelumnya pada Rabu (24/7) Surya Paloh mengundang makan siang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta, Surya Paloh-Anies tampak mesra dan saling mengumbar pujian.

Di waktu yang bersamaan Megawati menjamu Prabowo Subianto di kediamannya Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta. Megawati juga menyiapkan menu khusus yang diracik sendiri untuk Ketua Umum Gerindra itu.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya