Berita

Sandiaga dan Erick/Net

Politik

Beri Kesempatan Oposisi, Sandi Merasa Terhormat

SABTU, 13 JULI 2019 | 22:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Sandiaga Salahudin Uno mengaku akan lebih merasa terhormat jika diberikan kesempatan untuk menjadi oposisi. Checks and balances dalam sebuah negara demokrasi dinilai sangat penting.

"Pemeritahan kedepan butuh checks and balances, butuh oposisi. Dan saya merasa terhormat bila diberi kesempatan dalam oposisi," ujar Sandiaga Salahudin Uno di kawasan Kemang Village dalam acara bertajuk "Young Penting Indonesia", di Avenue of The Star, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7).

Mantan Cawapres Prabowo Subianto itu membantah maksud dari ucapannya itu seolah menolak tawaran menteri dari barisan koalisi pemerintah Jokowi-Maruf. Sandi menyebut tidak ada urusan terkait tawaran menteri dan lain sebagainya.


"Belum ada pembicaraan kesana (tawaran Menteri). Tapi dalam suatu demokrasi harus ada checks and balances," tegas Sandi.

Menurut Sandi, hal itu juga disetujui oleh mantan Ketua TKN Jokowi-Maruf Erick Tohir. Sebab, chack and balance sudah menjadi sarat dari sebuah negara demokrasi.

"Dan disampaikan pak Erick tadi, dan pak Erick setuju," ujar Sandi.

Dalam kesempatan itu, Sandi juga menegaskan bahwa dirinya dengan Erick Tohir tidak perlu ada yang direkonsiliasi pasca Pilpres 2019. Sebab, hubungan keduanya tetap baik meskipun saat Pilpres kerap berseberangan.
 
"Saya sama pak Erick enggak ada yang perlu di rekonsiliasi. Kita bersahabat. Kita mungkin kemarin berbeda pilihan politik, berbeda selera makan mungkin," demikian Sandi.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya