Berita

Diskusi publik bertajuk 'Rekonsiliasi Indonesia Kerja Menuju Adil Makmur/RMOL

Politik

Istana: Sangat Mungkin Program Prabowo Diadopsi Jokowi

JUMAT, 12 JULI 2019 | 23:09 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Kepresidenan, Eko Sulistyo menegaskan soal kemungkinan program yang dimiliki Prabowo Subianto diadopsi oleh Presiden Jokowi dalam pemerintahanya di lima tahun yang akan datang.

“Itu sangat mungkin (Jokowi adopsi program Prabowo) karena pemerintah ini menjalankan kebijakan untuk kepentingan masyarakat,” kata Eko usai diskusi bertajuk 'Rekonsiliasi Indonesia Kerja Menuju Adil Makmur' di Kopi Politik, Pakubuwono, Jakarta Selatan, Jumat (12/7).

Ia melanjutkan, pemerintahan Jokowi amat sangat terbuka menerima masukan ataupun kritikan yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat. Bahkan, Eko menekankan bahwa Presiden Jokowi tidak akan ragu merespons hal itu dalam kebijakan pemerintah.


“Jadi kalau ada hal yang menjadi kritikan yang baik untuk kepentingan masyatakat, itu akan direspons sebagai kebijakan pemerintah. Saya kira itu,” tegas Eko.

Adapun konsep terkait hal ini, kata Eko, bukan diartikan sebagai bagi-bagi kursi.

“Jadi konsepnya bukan konsep misalnya kerja bareng mengakomodasi dalam bentuk pembagian kursi, bukan,” tekannya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menginginkan jika nantinya terjadi rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo tidak hanya menjadi pertemuan politik biasa, namun menghasilkan komitmen nasional.

Terkait masukan ataupun program Prabowo agar diadopsi oleh Jokowi, jelas Arief, akan menjadi catatan khusus dalam agenda rekonsiliasi.

“Penting dan setuju ketika nanti ada pertemuan akan menghasilkan komitmen nasional yang tujuannya hanya untuk masyarakat, bukan kepentingan partai atau relawan,” kata Arief.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya