Berita

Prabowo Subianto saat kampanye pilpres/Net

Politik

Prabowo: Lebih Baik Mati Daripada Berkhianat Pada Rakyat!

JUMAT, 12 JULI 2019 | 01:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Teka-teki mengenai posisi Partai Gerindra pasca Joko Widodo dan Maruf Amin diumumkan sebagai pemenang pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai menemui titik terang.

Posisi partai besutan Prabowo Subianto menjadi sorotan publik seiring wacana rekonsiliasi yang muncul. Publik kerap memaknai arti rekonsiliasi sebagai proses Gerindra bergabung di barisan pendukung Jokowi-Maruf.

Namun dalam video terbaru pidato Prabowo yang diunggah Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule di akun Facebook pribadinya, seolah menjadi jawaban arah politik partai berlambang kepala Garuda.


“Jawabannya adalah bahwa Gerindra adalah membela kebenaran. Itu jawabannya. Gerindra membela kebenaran, Gerindra tidak gentar membela kebenaran dan keadilan,” tegas Prabowo dalam video yang diunggah Jumat (12/7) itu.

Prabowo yang tampak sedang berbicara dengan para pendukungnya menegaskan bahwa Gerindra akan selalu ingat pada rakyat dan tidak pernah berkhianat.

Dia juga memastikan bahwa dirinya akan memilih mati ketimbang harus mengkhianati perjuangan rakyat.

“Saya katakan kepada kalian. Lebih baik Prabowo mati daripada berkhianat kepada rakyat Indonesia,” tegasnya yang sontak mendapat tepuk tangan dari seisi gedung.

Mantan Danjen Kopassus itu mengaku tidak tergiur dengan berbagai jabatan yang disodorkan kepadanya. Dia mempersilakan jabatan-jabatan itu diambil oleh pihak lain demi menjaga diri untuk tidak mengkhianati rakyat.

“Ambil jabatan! Ambil pangkat! Ambil semuanya, ambil! Tapi kita tidak akan berkhianat kepada rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Dalam unggahan ini, Iwan Sumule menambahkan keterangan yang menunjukkan bahwa dia tegak lurus dengan jalan pikiran Prabowo.

“Cocok. Saya pun akan bersamamu jenderal. Istiqomah,” tutupnya sembari menambah emotikon kepalan tangan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya