Berita

Adi Prayitno/Net

Politik

Pansel Capim KPK, Jangan Biarkan Publik Menilai Ada Kucing Dalam Karung!

JUMAT, 12 JULI 2019 | 00:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Proses seleksi administrasi telah diselesaikan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK). Hasilnya, dari 376 pendaftar terseleksi menjadi 192 orang.

Namun hasil ini menuai banyak pertanyaan di publik. Sebab, pansel pimpinan Yenti Garnasih itu tidak meloloskan calon dari Indonesia bagian timur, khususnya Papua. Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai yang mendaftar bahkan tidak ada di daftar nama yang lolos.

Padahal, kata pengamat politik Adi Prayitno pansel memiliki tradisi untuk memenuhi aspek kedaerahan dari para calon.


"Dari dulu ada tradisi panitia seleksi selalu memenuhi aspek kedaerahan, setidaknya pada tahap awal atau administrasi," ujar pengamat politik, Adi Prayitno kepada Kantor Berita RMOL, Kamis (11/7).

Demi menghindari prasangka buruk dari masyarakat, Adi mendesak agar Pansel Capim KPK membuka proses administrasi. Khususnya, profil 192 calon yang membuat mereka lolos.

“Mereka harus jelaskan aspek dan kriteria apa yang membuat 192 nama itu lolos dan peserta lainnya tidak lolos. Ini kan tidak pernah dijelaskan apa saja (kriterianya)," jelasnya.

Akademisi UIN Syarif Hidayatullah ini menyebut jika pansel tidak bisa menjelaskan kriteria itu. Maka bisa membenarkan kecurigaan publik bahwa ada yang tidak beres dalam tim pansel.

"Intinya adalah jangan biarkan publik menilai kucing dalam karung, tidak tahu rekam jejak dan kemampuannya tetapi tau tau jadi pimpinan," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya