Berita

JK di dalam diskusi Smart Business Talk With Jusuf Kalla

Politik

JK: Penerapan Pajak Digital Masih Menjadi Masalah Dunia

KAMIS, 11 JULI 2019 | 23:39 WIB | LAPORAN:

Permasalahan pajak digital masih menghantui perkembangan industri digital di Indonesia, termasuk dunia. Sebab beberapa platform seperti sosial media, browser dan lainnya tidak ingin membayar pajak kepada negara yang penduduknya menggunakan platform tersebut.

Hal ini pun menjadi pembahasan dalam diskusi Smart Business Talk With Jusuf Kalla bertajuk "Making Indonesia 4.0 VS Super Smart Society 5.0 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Kamis (11/7).

“Google contohnya kita bisa bertanya apa saja ada di Google. Informasi apa saja semuanya gratis, jadi mereka (platfrom) meminta gratis (pajak)," ungkap Wakil Presiden Jusuf Kalla.


Sehingga, kata JK, hal ini bukan saja menjadi masalah Indonesia melainkan masalah dunia. Terlebih di Indonesia dikuasai oleh empat perusahaan seperti Google, Facebook, Microsoft, dan Amazon.

"Pasti berhubungan dengan google, berhubungan dengan Facebook, Amazon, pasti pakai sistem Microsoft, jadi empat perusahaan tadi menguasai kita," ujarnya.

Hasilnya, keempat perusahaan tersebut menjadi kaya raya. Mereka menjadi perusahaan top dunia, tapi tidak membayar pajak.

Masalah ini, sambung JK, juga sedang digodok masyarakat internasional yang ingin agar industri digital membayar pajak sesuai penghasilan. Namun masih menjadi masalah lantaran, belum ada teknologi yang memungkinkan perusahaan digital membayar pajak

"Jadi memang sampai sekarang ini teknologi untuk supaya mereka membayar pajak itu masih belum ketemu," lanjutn senior Golkar itu.

“Karena teknologi itu kan lintas negara, dunia maya. Jadi bagaimana mengajak dunia maya, itu kan yang jadi masalah," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya